Tuesday, 23 August 2011

Timnas Indonesia Menang…,Tapi Masih Banyak Celah

Para pendukung Timnas Indonesia boleh tersenyum lebar setelah melihat hasil yang diraih team garuda pada laga uji coba semalam ( 22/11/2011), melawan Palestina di stadion Manahan, Solo. Walaupun pendukung Timnas Indonesia sempat dibuat berdebar – debar setelah Timnas Indonesia tertinggal terlebih dahulu oleh Timnas Palestina melalui goal yang diciptakan oleh Suleiman Obaid pada menit ke-48 yang membuat stadion Manahan sempat hening sejenak.

Tetapi untungnya para pemain Timnas Indonesia dapat segera bangkit. Dan kebangkitan Timnas Indonesia dimulai dari goal yang diciptakan oleh Hariono pada menit ke- 65 memanfaatkan bola rebound hasil tendangan bebas C.Gonzales, goal ke- 2 timnas diciptakan Oleh C.Gonzales pada menit ke-70 dengan memanfaatkan sodoran manis dari M.Ridwan. Selang waktu yang sangat singkat antara goal pertama dan goal kedua Timnas Indonesia inilah yang membuat mental para pemain Palestina menjadi jatuh, dan membuat rusak irama permainan Timnas Palestina. Walaupun Timnas Palestina sesekali masih bisa melakukan serangan ke jantung pertahanan Timnas Indonesia. Kemenangan Indonesia dilengkapi oleh 2 goal dari Bambang Pamungkas pada menit ke-78 dan 85.
Walaupun menang telak atas Palestina tapi ane sebagai salah satu pecinta sepak bola Indonesia merasa belum puas melihat permainan Timnas Indonesia. Menurut ane sih gan…, masih banyak celah – celah yang harus diperbaiki, malahan kalo boleh jujur ane lebih suka permainan timnas Indonesia saat melawan Turkmenistan. Permainan timnas Indonesia lebih menghibur gan…,walaupun saat itu sempat kecolongan di menit – menit akhir pertandingan.

Pada pertandingan melawan Palestina kemarin ane melihat, permainan Indonesia ngga begitu gereget gan…, sektor tengah kurang berjalan maksimal, apalagi dibabak pertama. Terus komunikasi antar lini kurang berjalan, terdapat jarak antara lini yang satu dengan yang lainnya, terlalu cepat kehilangan bola. Lini belakang yang masih kurang padu, ini terlihat jelas pada pertandingan melawan Palestina kemaren. Goal Palestina kemarin tercipta karena kurangnya komunikasi di lini belakang sehingga pemain palestina dapat menjaringkan bola ke gawang Markus dengan mudahnya. Satu lagi yang harus diperhatikan pada pertandingan melawan Palestina kemarin yaitu kembali kumatnya penyakit Timnas Indonesia, yaitu…, sering bermain bola – bola lambung, apalagi pada babak pertama. Walaupun pada babak kedua, timnas sudah berani maen dari kaki ke kaki. Padahal…, permainan dari kaki ke kaki lebih efektif diperagakan oleh Timnas Indonesia daripada bermain bola – bola lambung langsung kedepan, kalo menurut ane sih gan malah buang – buang bola saja.

Semoga hasil pertandingan ujicoba kemarin melawan Palestina, dapat dijadikan bahan koreksi oleh pelatih Timnas Indonesia saat ini Wim Rijsbergen. Sehingga permainan timnas pada pertandingan – pertandingan berikutnya dapat lebih baik lagi.

2 comments :

sarfores said... Reply Comment

blognya keren gan salam kenal

out-this genk said... Reply Comment

@sarfores: thanks gan...,makasih ya..., udah sempetin berkunjung ke blog ane gan....!!!

Post a Comment

Tolong Komentarnya ya gan....!!!

 

out_this genk Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger